pendidikan anak menurut ibnu khaldun
pendidikan anak menurut ibnu khaldun

Ibnu Khaldun memiliki pendapat bahwa kurang rasanya kalau seseorang guru cuma membekali anak didik dengan ilmu dan pengetahuan. Akan tetapi, guru harus melakukan perbaikan cara dalam penyajian pengetahuan pada anak didiknya lewat cara pelajari kejiwaan seseorang anak serta tahu tingkat-tingkat kematangan dan bakat-bakat ilmiah anak.

Lewat cara begitu, menurut Abdessalam Cheddadi dalam tulisannya yang bertopik Ibn Khaldun’s Concept of Education in the ‘Muqaddima”, diinginkan bakal tersambung jalinan yang baik pada guru serta anak didiknya.

Dalam mentransfer ilmu dan pengetahuan, Ibnu Khaldun di kenal sebagai seseorang ahli pendidikan yang menentang cara verbalisme serta tehnik hafalan. Lantaran langkah itu, menurut dia, bakal menghalangi kekuatan mengerti pengetahuan yang di ajarkan guru.

Demikian sebaliknya, Ibnu Khaldun mengimbau supaya beberapa guru memakai cara ilmiah yang modern dalam mengulas problema ilmu dan pengetahuan. Serta, langkah yang paling mudah dalam menumbuhkan kekuatan mengerti pengetahuan, menurut Ibnu Khaldun, yaitu mengasah kekuatan bicara serta berdiskusi.

Ibnu Khaldun menyarankan supaya beberapa guru betul-betul memerhatikan perubahan akal pikiran muridnya lantaran seseorang anak pada awal kehidupnya belum mempunyai kematangan perkembangan. Ia juga mendorong beberapa guru untuk memakai alat peraga dalam mengemukakan ilmunya lantaran pada awal belajar biasanya anak didik lemah dalam mengerti serta kurang daya pengamatannya. Dengan pemakaian alat peraga tersebut, diinginkan dapat menolong anak dalam menangkap pengetahuan – pengetahuan yang di ajarkan gurunya.

Menurut Ibnu Khaldun, mengajar anak-anak sebaiknya berdasar pada prinsip-prinsip penahapan, baru lalu terinci serta lakukan pengulangan hingga anak didik bisa menerima serta mengerti tiap-tiap sisi dari pengetahuan yang di ajarkan. Sementara dalam mengemukakan pengetahuan pada awal sistem belajar, sebaiknya beberapa guru senantiasa mengawalinya dengan memberi contoh-contoh yang simpel, namun jelas serta gampang dipahami.

Dalam mengemukakan pengetahuan, Ibnu Khaldun merekomendasikan supaya guru mengaitkan satu pengetahuan dengan pengetahuan yang lain. Lantaran, dalam pandangannya, memisahkan pengetahuan satu dengan yang lain bakal mengakibatkan kelupaan. Ia juga menyarankan supaya guru tak mengajarkan dua ilmu dan pengetahuan ketika berbarengan pada muridnya lantaran bakal mengakibatkan terpecahnya konsentrasi fikiran anak didik.

 

Ketika Ibnu Khaldun berpendapat tentang Pendidikan Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
Konsultasi/ order / reseller WA/ TELP 082220443332Download