Nomofobia, Menjangkit Banyak Lapisan Masyarakat

nomofobia

Ada fobia baru yang saat ini banyak dihadapi banyak orang di jaman modern. Beberapa pakar menyebutnya nomofobia, rasa takut terlalu berlebih bila kehilangan atau hidup tanpa ada handphone (hp).

Sesungguhnya nomofobia tidaklah terlalu mengagetkan. Saat ini susah menemukan orang yang tak membawaponsel waktu mereka jalan, duduk di cafe, bahkan juga waktu menyetir kendaraan. Wanita nyatanya lebih cemas bila kehilangan ponsel mereka (70 %) dibanding beberapa pria (60 %). Disamping itu, yang memiliki ponsel lebih dari satu umumnya adalah pria sebesar 47 % di banding wanita yang hanya 36%

Anda termasuk juga dalam nomofobia bila mempunyai beberapa gejala, diantaranya, -tak pernah mematikan ponsel,
-merasa cemas bila bateri ponsel drop atau penerimaan tanda jelek, dan senantiasa kuatir kehilangan ponsel. Waspadai bila fobia  nomofibia ini mulai mengganggu kesehatan, baik fisik ataupun mental.

Lantas, apa sajakah gejala nomofobia?
Bila kehilangan ponsel atau jaringan mengakibatkan tanda-tanda fisik negatif. Atau mereka tak pernah mematikan ponsel mereka.
Merasa cemas saat hp dalam keadaan baterai yang drop atau menerima tanda yang tidak bagus.
Dengan cara obsesif meyakinkan kalau seorang membawa ponsel.
Cemas kehilangan ponsel walau ditempat yang aman.

Fobia dapatberjalan dalam periode waktu yang signifikan serta punya pengaruh pada kesehatan atau kehidupan setiap harinya.
Sebagian therapynya telah di tawarkan untuk menangani fobia ini. Seperti berlatih menghindari diri dari ponsel sepanjang jangka waktu tertentu sambil latihan yoga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
Konsultasi/ order / reseller WA/ TELP 082220443332Download